Jangan Hamburkan Uang Pesangon Asal-asalan





JAKARTA - Perekonomian Indonesia diperkirakan akan terjerumus ke jurang krisis pada kuartal-III 

Mix Parlay Digemari Oleh Banyak Orang

2020. Diketahui, pada kuartal-II memperlihatkan perkembangan ekonomi telah minus 5,32%. Sesaat, negara dipastikan krisis bila alami minus semasa dua kuartal beruntun atau bisa lebih.Salah satunya efek dari krisis yakni banjir Pemutusan Jalinan Kerja (PHK) berlangsung dimana saja. Berdasar data dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia atau Kemnaker per 31 Juli 2020 sekitar 2.146.667 pekerja asal Indonesia terserang PHK karena kantornya tidak lagi mampu membayarnya.Baca : Telah Disuntik Rp365 Triliun, American Airlines PHK 19.000 Karyawan Tiap pegawai yang di-PHK oleh satu kantor, karena itu mereka harus memperoleh satu uang pesangon dari tempat kerjanya. Ketentuan itu ditata di Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 mengenai Ketenagakerjaan.Perencana Keuangan Oneshildt Financial Rencana, M. Andoko menjelaskan tiap orang harus arif dalam mengurus uang pesangon yang mereka peroleh. Tidak bisa disangkal memang itu ibarat 'uang kaget' sebab mendadak seorang terima uang yang jumlah berkali lipat dari upah bulanan yang umum diterima. "Jadi kelak saat di-phk harus mencatat pengeluaran mana yang penting dikurangi atau mungkin tidak," kata Andoko pada Okezone, diambil Minggu (6/9/2020).Sesudah mencatat beberapa keperluan primer, lanjut ia, seorang kemungkinan dapat menivestasikan beberapa uang pesangon yang diterima dengan berinvestasi. Diantaranya dengan beli Obligasi Ritel Indonesia (ORI). "Saat ini pemerintah lagi mengeluarkan yang namanya ORI. Itu dilock tiga tahun. Ia dapat memperoleh return besar. Jika tidak salah suku bunganya 6,4%," katanya.


Jika masih sangsi dengan berinvestasi di ORI, katanya, mereka dapat manfaatkan dengan menabungkan uangnya di deposito bank. Tetapi sayangnya sekarang suku bunga deposito sedang alami pengurangan.


"Dapat diletakkan ke sejumlah instrumen yang ia dapat memberi penghasilan sampingan. Misalnya: deposito. Contohnya ia bisa (uang pesangon) Rp200 juta. Cuma sayangnya saat ini bunga deposito itu kecil cuma 5%," katanya.


"Saat ini pemerintah lagi mengeluarkan yang namanya ORI. Itu dilock tiga tahun. Ia dapat memperoleh return besar. Jika tidak salah suku bunganya 6,4%," katanya.


Jika masih sangsi dengan berinvestasi di ORI, katanya, mereka dapat manfaatkan dengan menabungkan uangnya di deposito bank. Tetapi sayangnya sekarang suku bunga deposito sedang alami pengurangan.


"Dapat diletakkan ke sejumlah instrumen yang ia dapat memberi penghasilan sampingan. Misalnya: deposito. Contohnya ia bisa (uang pesangon) Rp200 juta. Cuma sayangnya saat ini bunga deposito itu kecil cuma 5%," katanya.


Postingan populer dari blog ini

Hadapi Resesi, Sisihkan 30% Gaji untuk Dana Darurat

Cara Menghitung Likuiditas untuk Dana Darurat

Beda Investasi Saham dan Pasar Uang, Mana yang Lebih Untung?